Cara mengatasi sulit tidur saat hamil trisemester ketiga

hamil

Cara mengatasi sulit tidur saat hamil trisemester ketiga

 

Cara mengatasi kesulitan tidur saat hamil trisemester ketiga

Kesulitan tidur saat hamil. Memasuki trisemester akhir, perasaan dalam hati semakin campur aduk. Ada rasa senang karena sudah memasuki tahap akhir dari kehamilan dan akan segera bertemu dengan buah hati kita, namun ada juga rasa khawatir mulai dari memikirkan proses lahiran, menentukan tempat lahiran, dan rasa takut saat proses melahirkan. Saya dan Chandra mencoba tetap tenang, berdoa, usaha dan menyerahkan semua nya kepada yang Maha Kuasa. Juni 2018, terjadi perubahan dalam tubuh, punggung sering terasa sakit, tulang rusuk kanan sakit serta sering merasa sesak. Saya melihat bentuk perut sudah menjadi lebih besar dan sulit tidur di malam hari karena sulit menemukan posisi tidur yang nyaman. Setiap malam selalu terbangun, selalu ada rasa tidak tenang dan cemas, setiap tertidur satu jam pasti akan terbangun kembali. Hampir 2 minggu, saya dan Chandra selalu terbangun tengah malam, atau bahkan sulit tidur lagi sampai subuh.

Saya mencari tahu mengenai syndrome pada akhir trisemester kehamilan, termasuk mencari tahu apakah rasa cemas saat tidur itu memang wajar atau tidak. Setelah membaca beberapa artikel, ternyata hal itu memang wajar karena ibu hamil merasa sulit untuk menemukan posisi tidur yang nyaman ataupun adanya kecemasan menghadapi proses lahiran. Saya terbiasa tidur menghadap kanan karena sudah merasa nyaman jadi saya lebih mudah tertidur jika menghadap kanan. Namun dari beberapa artikel dan info dari teman-teman, posisi tidur yang terbaik adalah menghadap samping kiri. Sempat selama beberapa hari rusuk kanan saya sakit, saya pikir karena memang posisi tidur saya yang salah, jadi saya selalu paksakan untuk menghadap kiri walaupun akhirnya saya akan kembali menghadap kanan. Akhirnya Chandra mencari info mengenai masalah tidur pada ibu hamil, dia menyarankan untuk membeli bantal hamil agar ada sandaran untuk punggung, kaki ataupun perut saat tidur.

Masalah lain muncul pada trisemester akhir ini, saya selalu merasa gerah dan panas, bahkan selalu berkeringat padahal menurut Chandra suhunya biasa saja. Ketika menggunakan bantal hamil saya akan merasa sangat panas jadi saya putuskan untuk tidak menggunakan bantal hamil. Hampir seminggu saya menahan rasa sakit rusuk kanan dengan tidur tetap menghadap ke kanan. Saya sempat baca salah satu mengatasi sakit rusuk itu dengan olahraga atau menarik nafas dengan angkat tangan ke atas. Akhirnya saya tidur dengan posisi menghadap kanan dan tangan ke atas. Setiap malam Chandra akan pijat telapak kaki dan punggung saya karena saya bisa tidur ketika dipijat ataupun setelah dipijat.

Setiap 1 sampai 2 jam saya akan terbangun karena badan terasa sakit sekali terutama bagian pinggang, seperti menahan beban yang sangat berat. Kaki saya pun terasa tidak enak, saya selalu bangun dan berjalan kaki di ruang tamu sampai kamar yang dilakukan berkali-kali agar kaki terasa nyaman, sampai saya kembali tertidur. Namun saya tidak akan langsung tidur, saya akan bangunkan Chandra dan dia akan memijat kaki atau punggung saya kembali sampai saya tidur hehehe, semalam bisa berkali-kali terbangun, Chandra pun selalu ikut bangun. Kadang saya terbangun tengah malam dan sangat susah tidur kembali, 2 sampai 3 jam dipijat atau diusap-usap baru saya akan tertidur.

Dibeberapa postingan sebelumnya saya selalu memberi judul romantisme hanya milik berdua, alasannya adalah kehamilan itu merupakan fase yang sangat membutuhkan kesabaran, ketenangan dan semangat yang tinggi. Banyak hal yang harus diperhatikan, dijaga dan dihindari. Kalau saya berjuang sendiri tentunya akan terasa sulit, sehingga saya dan Chandra menggambarkan bahwa kehamilan itu adalah suatu proses romantis yang kita lewati berdua. Senang, sedih, sakit semua kita lewati berdua, tanpa ada orang yang perlu kita repotkan. Mungkin orang yang belum mengalaminya akan melihat bahwa kehamilan itu mudah, kenyataannya kehamilan itu proses yang rumit. Setiap ibu hamil tentunya mengalami proses kehamilan yang berbeda-beda, karena syndrome nya pun berbeda, kita tidak bisa menyamaratakan tingkat kesulitan saat hamil pada setiap ibu.

23 July 2018

Kehamilan sudah masuk minggu ke 36 atau akhir bulan ke 8. Kesulitan tidur sudah mulai berkurang, saya sudah bisa menggunakan bantal hamil walaupun suhu ruangan tetap terasa panas. Setiap tidur saya selalu memilih pakaian yang tipis agar tidak terasa panas, tapi tetap saja saya selalu berkeringat terutama dibagian kepala. Oh ya akhir-akhir ini saya jarang minum susu hamil dan vitamin, karena setiap siang perut selalu terasa asam, akibatnya badan selalu sakit saat malam hari. Jadi tips buat ibu-ibu hamil, diusahakan minum susu hamil dan vitamin yang teratur atau makan makanan yang mengandung asam folat, sehingga kebutuhan asam folat dan vitamin janin terpenuhi, janin tidak mengambil cadangan zat-zat yang dibutuhkan dari ibunya, kalau sampai cadangannya kurang, janin akan mengambil dari ibunya, begitu sih kata dokter hehe.

Diakhir trisemester ini, nafsu makan saya sangat tinggi. Setiap saat saya selalu mengemil atau makan buah karena selalu terasa ingin mengunyah terus hehe. Saya paling suka makan buah jeruk, setiap beli sekilo pasti bisa habis dalam dua hari hehehe, selain itu saya juga sangat suka air es, termasuk air kelapa muda. Tidak terasa proses lahiran sebentar lagi, mungkin sekitar satu bulan lagi. Saya dan Chandra sedang mempertimbangkan akan lahiran di rumah sakit atau di klinik dokter.

Pertimbangannya cukup berat, pertama ini adalah proses kehamilan kita yang pertama, jadi kita belum tahu riil nya seperti apa, banyak kecemasan yang kita pikirkan, mulai dari alat pendukung kelahiran yang lengkap, nyamannya tempat lahiran dan tentunya biaya lahiran. Kita mempertimbangkan rumah sakit supaya kita lebih tenang karena di rumah sakit peralatan medisnya lebih siap, kita memikirkan hal buruk yang bisa saja terjadi walalupun kita selalu berdoa agar semuanya lancar. Pilihan kedua adalah klinik dokter dimana kita biasa check up setiap bulan, pertimbangannya adalah karena dokternya sudah tahu proses kehamilan kita dari awal walaupun kita ragu karena dokter yang menangani kita pindah keluar kota yang artinya dokter yang akan membantu proses lahiran nanti akan berbeda dengan dokter biasanya.

Hal itu membuat kita ragu, karena sudah nyaman dengan dokter sebelumnya. Untuk klinik dokter kita ini atau klinik kartika, sudah mempunyai review yang bagus dari pengalaman-pengalaman ibu yang melahirkan sebelumnya. Namun karena kita baru akan mengalami proses kelahiran ini pertama kali, kita sangat memikirkan alat lengkap yang bisa mendukung proses kehamilan. Untuk hal biaya tentunya lahiran di klinik dokter jauh lebih murah dibanding di rumah sakit. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan kita, bagaimanapun kita harus mempunyai planning keuangan untuk keluarga kita. Oh ya, untuk lahiran kita nanti, mungkin akan kita lewati berdua saja, karena keluarga kita semuanya di luar kota, Makassar dan Bandung. Mungkin agak khawatir karena takutnya saya mengalami kontraksi saat Chandra bekerja. Namun semua itu harus tetap dihadapi dengan tenang. Kita selalu berdoa setiap hari agar semua diberikan kelancaran.

Oh ya, di trisemester akhir ini saya sudah mulai rajin jalan kaki tiap subuh atau berjalan kaki di treadmill selama sepuluh menit. Awalnya saya sudah berencana  akan mengikuti senam hamil, namun karena selalu mager akhirnya saya download video yoga kehamilan dan mempraktekannya di rumah. Untuk ibu-ibu yang akan mencobanya harus tetap hatiu-hati ya, tidak semua gerakan yoga kehamilan bisa kita lakukan. Begitupun saat treadmill kalau bisa jangan terlalu cepat, biasa nya saya akan mengatur hanya 4km per jam saja. Olahraga ini sangat mempengaruhi badan kita, saya merasakan setiap malam badan terasa lebih enak saat tidur, tidak pegal atau sakit, nafas pun tidak sesak. Selain itu saya baca mengenai senam kehamilan ini memang berguna untuk kelenturan otot pinggang yang bisa membantu proses lahiran nanti.

Mungkin dipostingan lain saya akan bahas bagaimana mengatur keuangan dalam keluarga yang baru dibangun hehehe, hal ini mungkin menarik terutama saat kita menghadapi proses kehamilan ini, dan kebutuhan apa saja yang diperlukan saat hamil termasuk keperluan bayi. Semoga postingan ini bermanfaat ya, kalau ada yang ingin ditanyakan atau berbagi pengalaman lain mengenai kehamilan bisa ditulis langsung di kolom komentar ya. Doakan saya dan Chandra bisa menghadap proses kelahiran dengan lancar ya , aamiin, Thank you

Let's connect
Passionate about Data Analytics, Entrepreneurship, and Business Strategy. Exploring the intersection of data-driven insights and innovative business decisions. B. Economics | MBA-Entrepreneurship | Data Analytics Certified | Analyst and Research Reach me at saraswatisepti@gmail.com or hai.ssaras@gmail.com

One thought on “Cara mengatasi sulit tidur saat hamil trisemester ketiga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top
Translate ¬Ľ